Template Options

Background pattern

fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar
fix bar

Summary Report Kabupaten Batang

Level Kematangan ULP Kabupaten Batang adalah : N/A (Belum Terverifikasi Semua)
VARIABEL SUB VARIABEL BASIS KEMATANGAN (PENCAPAIAN) KEMATANGAN YANG DITUJU (RENCANA) BUKTI DUKUNG
BASIS LEVEL URAIAN BASIS KEMATANGAN TARGET LEVEL URAIAN TARGET KEMATANGAN
OrganisasiStruktur2Telah dibentuk Bagian Pengadaan Barang/Jasa Kabupaten Batang. Kepala Bagian Pengadaan Barang/jasa ex.officio Kepala ULP, keanggotaan ULP merupakan Tim adhock 3Menyusun uraian tugas Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Menyusun perubahan peraturan Bupati tentang ULP
    Tugas dan Fungsi2Pembentukan Pokja tidak mendasarkan pada jenis pengadaan tetapi pada pemerataan kompetensi anggota dengan harapan terdapat pemerataan beban kerja. Tahun 2016, ULP menerima usulan pengadaan sebanyak 109 paket dengan rincian 87 paket jasa konstruksi, 13 paket pengadaan barang dan 9 paket jasa konsultansi, dengan total pagu Rp.127.173.562.950,-. Jumlah pokja 5, masing-masing terdiri dari 5 anggota. Pembagian paket pengadaan kepada masing-masing pokja masih belum seimbang (1:1)3Pembagian paket pengadaan Kepala ULP kepada oleh pokja / anggota pokja diusahakan mendekati perbandingan 1:1
      Budaya2Belum ada penetapan peraturan tentang nilai / budaya organisasi, tetapi sudah mengacu kepada Pedoman Budaya Kerja Aparatur Pemerintah Kabupaten Batang3Membuat pamflet / edaran / banner tentang budaya organisasi ULP
        Tata LaksanaPemilihan Penyedia3sudah ada SOP tentang pengadaan konstruksi4Terlaksananya mekanisme monitoring dan evaluasi terhadap SOP yang ada
          Penyimpanan Dokumen Asli Pemilihan Penyedia3Sudah ada SOP mengenai penyimpanan dokumen asli pemilihan penyedia, namun belum ada sistem monitoring terhadap SOP4Terlaksananya monitoring terhadap SOP penyimpaan arsip
            Pelayanan Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Kepada Unit Satuan Kerja3Sudah ada SOP mengenai pelayanan pelaksanaan pemilihan penyedia barang/jasa kepada unit satuan kerja, namun belum ada sistem monitoring terhadap SOP tersebut4Adanya monitoring terhadap SOP mengenai pelayanan pelaksanaan pemilihan penyedia barang/jasa kepada unit satuan kerja
              Penyusunan Laporan Pelaksanaan Pemilihan Penyedia Barang/Jasa3Sudah ada SOP penyusunan laporan pelaksanaan pemilihan penyedia barang / jasa, tetapi belum ada sistem monitoring terhadap SOP tersebut4Adanya sistem monitoring pelaksanaan SOP tersebut
                SDMStatus Kepegawaian Anggota ULP2Keanggotaan ULP masih bersifat adhock (belum penuh waktu)3Penambahan pegawai di Bagian Pengadaan Barang/jasa
                  Pengembangan Kompetensi2Pengembangan kompetensi anggota ULP dilakukan melalui bimbingan teknis peraturan perundang-undangan, terutama yang terkait dengan pengadaan barang/jasa. Bimbingan teknis dilaksanakan secara rutin setiap tahun, dengan tema yang berubah-ubah sesuai dengan isu yang muncul.3Adanya dokumen perencanaan pengembangan kompetensi pegawai tahunan
                    Kinerja Pegawai3Sudah ada perjanjian kerja (PK) tahun 2017 dan rencana kerja tahunan (RKT) tahun 20184Adanya monitoring dan evaluasi terhadap Perjanjian kerja (PK) pegawai
                      Kinerja Organisasi/ULP3Penyusunan Rencana kerja (RENJA) sudah menggunakan aplikasi e-Planning4Adanya monitoring dan evaluasi terhadap renja OPD
                        ManajemenManajemen Resiko1Belum ada manajemen risiko dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa2Melakukan identifikasi risiko dalam proses pemilihan penyedia barang/jasa
                          Manajemen InformasiStatus : Revisi
                          Perencanaan KegiatanStatus : Revisi
                          Pengawasan KegiatanStatus : Revisi
                          Sarana dan Prasarana2Sarana prasarana belum sesuai standar3Melengkapi sarana prasarana sesuai kebutuhan